Cari di sini

Rabu, 11 Mei 2011

Jaringan MAN

Sejarah Jaringan
Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.


Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. (Lihat Gambar 1.)Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS ( Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing).

Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Sejak memasyarakatnya Internet dan dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh Microsoft, menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang biasa. Demikian pula dengan konsep “downsizing” maupun “lightsizing” yang bertujuan menekan anggaran belanja khususnya peralatan komputer, maka sebuah jaringan merupakan satu hal yang sangat diperlukan. Dalam makalah ini akan dibahas sebagian komponen yang diperlukan untuk membuat sebuah jaringan komputer.

Di singkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN.

Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

Metropolitan Area Network ( MAN )

Membangun & Implementasi sistem jaringan yang mengkolaborasikan antar server guna memenuhi kebutuhan internal perusahaan dan pemerintah dalam mengkomunikasikan jaringan yang dipergunakan sehingga dapat melakukan kegiatan seperti chat, messenger, video dan lain – lain dengan bandwidth lokal.

Designing WLAN based Metropolitan Area Network (MAN)

Mengapa Disain MAN Menjadi Penting?

Salah satu penyebab utama mengapa hancurnya jaringan Wireless LAN yang dikembangkan untuk WARNET di Jogyakarta & beberapa kota lainnya di Indonesia adalah karena tiban-tibanan antar WARNET tanpa mempedulikan rekan WARNET yang lain yang juga menggunakan peralatan WLAN untuk akses ke Internet-nya.

Rekan-rekan WARNET kebanyakan berfikir dengan menggunakan antenna parabola 24dBm, dengan power amplifier 1 Watt maka akan dijamin memperoleh akses yang baik untuk mencapai Intrenet berkecepatan tinggi 2-11Mbps, ternyata tidak semudah itu apalagi banyak rekan WARNET lainnya yang ternyata berfikiran yang sama akhirnya semua WARNET tiban-tibanan & jaringan menjadi hancur lebur, tidak ada yang menang dengan cara preman, tiban-tibanan & menaikan power untuk menguasai jaringan.

Filosofy dasar seorang operator radio, yang diturunkan secara turun temurun diantara para veteran di amatir radio adalah

“be liberal in receiving

be conservative in transmitting”

yang kira-kira artinya, gunakan kekuatan pancar secukupnya untuk berhubungan. Usahakan semaksimal mungkin supaya kita bisa mendengar lawan bicara. Atau dalam bahasa politik (untuk anggota DPR / MPR), sedikit bicara lebih banyak mendengar.

Kinerja Kanal Dengan Beban

Untuk menggambarkan kondisi yang di jelaskan di atas secara lebih jelas ada baiknya kita lihat gambar / grafik kinerja kanal dengan beban node yang saya ambil dari manual WaveRider http://www.waverider.com.



Dengan semakin banyaknya pengguna jaringan, tentunya kinerja kanal wireless akan jatuh. Gambar di samping diperlihatkan kinerja kanal dengan beban 10-40 node & kejatuhan performance / kecepatan yang di rasakan oleh masing-masing user. Terlihat bahwa untuk aplikasi Web, kanal akan lebih cepat jatuh kinerjanya.

Dengan kondisi demikian sangat dibutuhkan rancangan Metropolitan Area Network (MAN) yang baik agar masing-masing Base Transceiver Station (BTS) hanya di bebani 20-35 node saja & masing-masing kanal BTS tidak saling mengganggu. Secara total maka frekuensi reuse menjadi maksimal di satu wilayah.

Alokasi Kanal WLAN dalam Wireless MAN

Hal lain yang perlu diperhitungkan baik-baik juga adalah penggunaan frekuensi supaya tidak saling mengganggu satu dengan lainnya. Pada band 2.4 GHz yang dialokasikan untuk komunikasi data WLAN adalah antara 2.4-2.485 GHz. Band tersebut di bagi dalam sebelas (11) kanal seperti tampak pada tabel.



Jika kita perhatikan baik-baik maka terlihat bahwa jarak frekuensi tengah antar kanal hanyalah 5MHz, padahal lebar total bandwidth sebuah pemancar Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) yang digunakan dalam Wireless LAN adalah 22MHz, oleh karena itu pada kanal di atas sebetulnya sinyal yang dipancarkan antar kanal akan saling meng-interferensi satu sama lain – atau istilah lebih halusnya sinyal antar kanal akan saling overlap.

Pada band 2.4GHz hanya ada maksimum tiga (3) kanal saja yang sinyal-nya tidak saling overlap yaitu:

Kanal 1 2.412 GHz

Kanal 6 2.437 GHz

Kanal 11 2.462 GHz

Tampak jelas pada gambar adalah spektrum pancaran sinyal DSSS pada kanal 1, 6 & 11 yang bekerja sekaligus dilihat pada spektrum analizer.

Berdasarkan fakta tersebut, maka jaringan Metropolitan Area Network (MAN) di rancang agar antar station tidak saling mengganggu & interferensi dalam jaringan dapat di minimalkan.

Sebetulnya kita bisa mengembangkan banyak sekali rancangan Metropolitan Area Network (MAN) berbekal keterbatasan peralatan yang ada. Dua (2) buah disain dasar dari MAN dari Wireless LAN yang mungkin digunakan dalam sebuah kota agar tidak saling mengganggu akan dicoba untuk diketengahkan.

Disain Metropolitan Area Network (MAN) dengan Omnidirectional Antenna di Base Station (BTS)

Pada rancangan ini digunakan pada MAN yang menggunakan BTS antenna omnidirectional. Bentuk pancaran antenna omni di idealkan dalam bentuk segi enam untuk memudahkan visualisasi rancangan. Tergantung pada daya pancar & antenna yang digunakan maka radius sebuah sel adalah sekitar 5-7 km.

Karena kita hanya mempunyai kanal 1, 6 & 11 yang tidak saling overlap maka alokasi channel yang paling optimum agar tidak saling mengganggu adalah seperti tampak pada gambar. Kanal 1, 6 & 11 digambarkan dalam warna yang berbeda-beda dan tampak cukup jauh satu sama lain secara spatial (jarak) sehingga gangguan tidak terlalu jauh.

Disain sel pada gambar cukup untuk melingkupi sebuah wilayah / kota seluas 35 x 35 km persegi secara cukup baik. Dalam masing-masing sel, kita dapat menjalankan sekitar 3-10 WARNET tanpa gangguan dari sel lainnya. Sebaiknya WARNET yang bertetangga saling menghubungkan diri menggunakan kabel coax, jangan menggunakan peralatan WLAN lagi – karena akan menghancurkan performance jaringan secara keseluruhan. Jadi total kita dapat mengoperasikan 70-an WARNET dengan tujuh (7) buah BTS. Untuk densitas WARNET yang lebih besar lagi maka kita perlu mengubah disain sel menggunakan antenna sektoral bukan omnidirectional.

Disain Metropolitan Area Network (MAN) dengan 120 Derajat Sectoral Antenna di Base Station (BTS)

Untuk kota yang memiliki kepadatan WARNET yang tinggi disain sel menggunakan amtenna omni tidak lagi mencukupi kebutuhan.

Dengan menggunakan antenna sektoral maka kita dapat membagi wilayah pancaran dari BTS menjadi beberapa sektor tergantung jenis antenna yang digunakan. Dalam contoh ini saya mencoba menggunakan antenna sektoral 120 derajat. Oleh karena itu pada sebuah BTS dapat memberikan servis kepada tiga (3) wilayah servis menggunakan antenna sektoral 120 derajat dengan menggunakan tiga (3) kanal yang berbeda seperti tampak pada gambar. Jika masing-masing kanal mampu untuk di bebani 10-an WARNET maka dengan rancangan tersebut sebuah BTS dapat dibebani sekitar 30-an WARNET oleh sebuah BTS dalam radius 5-7 km dari BTS tersebut. Dengan banyaknya WARNET tersebut maka ongkos sewa frekuensi juga menjadi lebih murah karena dibebankan ke 30 WARNET J …

Pada gambar selanjutnya adalah disain sebuah Metropolitan Area Network (MAN) menggunakan BTS antenna sektoral 120 derajat. Dengan hanya menggunakan tiga (3) buah BTS yang bekerja pada tiga (3) kanal frekuensi yang berbeda maka sebuah wilayah seluas 28 x 21 km persegi akan bisa di layani untuk 90-an WARNET didalamnya tanpa saling mengganggu karena disain jaringannya yang baik.

Dalam dunia informasi-komunikasi (Infokim), dikenal istilah area network, merupakan daerah cakupan dari jaringan (network) informasi komunikasi. Kita mengenal Local Area Network (LAN) yang mencakup area kecil seperti sebuah bangunan pencakar langit, kampus, hotel, bandara udara, dll.

Untuk cakupan yang luas, Wide Area Network (WAN) atau disebut Metropolitan Area Network (MAN). Selain itu ada juga Personal Area Network (PAN) yang membentuk jaringan terkecil terdiri dari berbagai peralatan electronik dan telekomunikasi dalam suatu ruangan yang sifatnya orang per orang yang lebih mobile.
Saat ini telah berkembang teknologi wireless untuk area network yang langsung bersentuhan dengan orang per orang yaitu PAN dan LAN. Teknologi ini sangat membantu menunjang menjaga tingkat produktivitas.

Untuk wireless PAN (WPAN) dikenal teknologi nirkabel Bluetooth yang mengintegrasikan hampir seluruh Scandinavia. Untuk wireless LAN (WLAN) dikenal teknologi wireless-fidelity (Wi-Fi). Keduanya memanfaatkan berbagai macam teknologi diantaranya adalah:

1. Teknologi narrow-band. Sistim radio dipancarkan dan diterima dalam frekwensi tertentu (tunggal).

2. Teknologi spread-spectrum. Disamping dipancarkan melalui frekwensi tunggal, informasi dipancarkan simultan dalam suatu spektrum frekwensi dan saat ini menggunakan spektrum 2.4 GHz yang tidak diregulasikan.

3. Teknologi frequency-hopping spread-spectrum (FHSS). Karena dipancarkan dalam suatu spread-spectrum, maka terjadi perubahan frekwensi dari waktu ke waktu sesuai pola tertentu (fixed pattern).

4. Teknologi direct-sequence spread-spectrum (DSSS). Redundant bits yang ada dipancarkan dalam spektrum frekwensi yang sama, menjadikan sistim lebih reliable.

Pada saat kita telah mengetahui perangkat pendukung untuk membangun sebuah jaringan, maka langkah selanjutnya adalah mendesain jaringan sesuai yang kita perlukan. Apakah jaringan yang akan kita bangun akan berbentuk garis lurus (bus), bintang (star), lingkaran (ring), ataukah jaring (mesh) yang paling rumit? Juga apakah kecepatan transmisi jaringan kita merupakan jaringan rendah sampai menengah (beberapa M s/d 20Mbps), jaringan berkecepatan tinggi (ratusan Mbps) atau berkecepatan ultra tinggi (lebih dari 1Gbps)? Demikian pula media apa yang akan kita gunakan, apakai berbentuk jaringan kabel (wireline) atau memanfaatkan gelombang radio (wireless)? Yang terakhir, apakah jaringan kita untuk jaringan utama (backbone LAN) ataukah jaringan biasa (floor LAN) yang tentu saja memerlukan prasarana yang berbeda.
Selengkapnya...

Senin, 02 Mei 2011

Memasukan Code Adsense ke blog berbahasa indonesia

Setelah kita di terima sama google adsense, kita akan disibukkan untuk memasukkan acount adsense
ke blog kita yang berbahasa ingris tetapi bagaimana halnya jika anda punya blog berbahasa indonesia?


ada beberapa tip yang sekiranya dapat digunakan jika kita punya blog berbahasa indonesia.
Caranya dengan menggunakan google friend connect.
- Pertama login ke Google friend connect lalu klick tambahkan situs.
- Isi form dengan nama situs atau blog anda, url dan pilih bahasa Indonesia lalu klick lanjutkan.
- Lalu klick AdSense pada sidebar kiri.
- Login ke AdSense anda buat sebuah ad unit, ukurannya terserah anda sampai ke generate code
biarkan adsense tetap login.
- Pindah ke Google friend Connect anda, klick “Assosiasikan akun”
- centang “Pilih unit iklan yang sudah ditentukan” lalu pilih nama AdSense yang baru anda buat
- Klick Buat code
- Copy paste dimana anda ingin memasang Adsense anda.
Cara ini sangat efektif untuk memunculkan Adsense di content bahasa Indonesia.
Biasanya kalau content Indonesia yang muncul public service tetapi dengan cara ini AdSense
akan tetap muncul walaupun konten berbahasa indonesia ,,



tetap muncul walaupun content full 100% bahasa Indonesia.
Muda2han nga repost….
Selengkapnya...

Cara Daftar Google AdSense

1.Mendaftar Google Adsense dengan Menggunakan Metode Monetize di Blogger
Cara ini sendiri sempat bertahan lama dan tidak ada kendala dalam mendapatkan akun adsense . Namun beberapa bulan ini untuk mendapatkan akun adsense dengan metode seperti ini tidak berhasil saya lakukan.


Walaupun sekarang tidak berhasil mendapatkan akun Adsenese dengan menggunakan metode ini, saya sarankan sahabat coba saja mendaftar dengan menggunakan metode ini, sebab yang namanya Google Adsense Gampang-gampang susah untuk daftarnya.

2. Cara selanjutnya adalah Mendaftar Google Adsense dengan bergabung Flixya.com
Cara dibawah ini bisa juga sahabat coba untuk mendapatkan Google Adsense dengan bergabung ke Flixya.com Langkah-langkahnya adlah
• Daftar dulu Flixya dengan mendaftar disini http://www.flixya.com/nav/register
• Isi Formulirnya sampai selesai
• Setelah berhasil mendaftar klik star now, chek ke email,lalu verifikasi flixya nya, kemudian login,sesudah itu mulai lah posting,caranya klik write_blog artikel
• Tambahkan photo di upload photos,klik my_account>>add_center>>my_add seting, kemudian masukan email yang tadi didaftarkan acount flixya nya,,klik ok, dan tunggu email pemberitahuan dari google adsensenya.
Note: jangan lupa pakai Email Gmail ya... semoga berhasil

3. Mendaftar Google adsense dengan www.docstoc.com

Mendaftar Google adsense melalui www.docstoc.com, mungkin bisa menjadi alternatif, untuk mendaftar silahkan ikuti langkah demi langkah dibawah ini

* Kunjungi www.docstoc.com/DocCash, jangan lupa daftar di www.docstoc.com/DocCash
* Setelah itu ada pilihan “All you need is a Google AdSense account to join. Don’t have one yet? That’s okay – we’ll help you set one up. It’s easy.”
- Pilih “I’d like to set up an adsense account “, jangan lupa masukkan lagi Gmail jangan yang lain
* Maka konfirmasi akan dikirimkan ke Email yang didaftarkan, Klik saja konfirmasi tersebut untuk mengisi aflikasi Google Adsense.
* Setelah selesai mengisi aflikasi Google Adsense, jangan lupa untuk Login ke akun Docstoc, untuk melengkapi Profil dan upload dokumen sebanyak 10 dokumen, dan jangan lupa dokumennya kalau bisa harus berbahasa Inggris.


4. Mendaftar Google Adsense dengan bergabung ke www.indyarocks.com

Indyarocks.com merupakan sebuah jejaring sosial, maka salah satu fasilitasnya adalah apabila anda bergabung maka anda akan mendapatkan akun Google Adsense, namun walaupun anda sudah bergabung dengan indyarocks.com, tidak otomatis akun Google Adsense akan didapatkan ada persyaratan yang harus dipenuhi.
Berikut langakah-langkah untuk mendapatkan akun adsense di indyarocks.com

* Kunjungi www.indyarocks.com, isi formulir yang dimintanya setelah itu klik Join The Celebration, ikuti saja permintaannya mulai dari foto profil sampai selesai
* Setelah itu cari My Life, Diatas pojok kiri. dan cari seperti gambar dibawah ini, sebelah kanan website, kalian Klik Earnings*Google adsense*
* Setelah itu kalian akan masuk ke cek kelayakan kalian dalam menjadi member Google adsense... Klik Check Eligibilty.
* Namun Kelayakan belum akan didapatkan, maka yang dilakukan adalah Posting 10 Artikel berbahasa inggris, Upload 10 poto, lengkapi identitas.
* Setelah selesai, masuk lagi ke menu My Life, Klik lagi Earnings*Google adsense*,kalian check lagi kelayakan kalian untuk bisa masuk google adsense
* Maka ada perintah masukkan alamat email, ingat masukkan Email dari Gmail, jangan email yang lain.
* Formulir akan dikirimkan ke email, tunggu saja beberapa hari kalau emailnya belum sampai
demikian dan terima kasih..
Selengkapnya...

Rabu, 27 April 2011

Cara Memasang Widget Live Traffic Feed Feedjit di Blogger

Widget Live Traffic Feed dari Feedjit ini berguna untuk mengetahui dari negara mana para pengunjung blog kita berasal. Selain itu kita juga bisa tahu mereka mengunjungi posting kita yang mana serta waktu sudah berapa lama mereka mengunjungi artikel tersebut.
Dengan demikian kita atau pengunjung blog dapat memantau perkembangan traffic blog kita secara langsung. Bila Anda tertarik memasangnya di Blogger, silakan ikuti langkah-langkahnya di bawah ini.

1. Silakan masuk ke akun Blogger Anda.

2. Kunjungi halaman Feedjit di http://feedjit.com

3. Klik tombol Choose Your Feedjit


4. Klik tombol Sign Up pada kolom Feedjit Completely Free. Kemudian isikan data-data yang diminta dan klik Get Your Traffic Feed.

5. Silakan kustomisasi widget sesuai selera Anda. Setelah itu pada Install Feedjit on my:, pilih Blogger Blog Kemudian klik tombol Go!



6. Klik tombol Click to open a new window and install on Blogger




7. Klik tombol MENAMBAH WIDGET


8. Pindahkan elemen widget Feedjit ke tempat yang Anda inginkan.

9. Klik tombol SIMPAN Selengkapnya...

Belajar pemrograman GUI python dengan Qt

Untuk membuat aplikasi GUI di lingkungan GNU/Linux bisa dilakukan dengan banyak cara. Apalagi GNU/Linux, terutama Ubuntu yang sering kita gunakan menyediakan banyak sekali aplikasi pendukung, mulai dari kompilator, interpreter, hingga IDE canggih
yang dilengkapi fasilitas debug dan kolaborasi project. Salah satu dari sekian banyak itu adalah python, bahasa tingkat tinggi yang powerful tapi sederhana. Dilengkapi Qt yang cantik tentunya.

Pertama kali lakukan instalasi python-qt. Jalankan perintah berikut,

$sudo apt-get install python-qt4

Selanjutnya, buat script berikut ini.


import sys
from PyQt4 import Qt
from PyQt4.QtGui import *
from PyQt4.QtCore import QDate, SIGNAL

class FormTeman(QMainWindow):
def __init__(self):
QMainWindow.__init__(self)
self.setWindowTitle('Teman')
self.resize(550,550)
self.labelNama=QLabel(self)
self.labelAlamat=QLabel(self)
self.labelTglLahir=QLabel(self)
self.labelJenis=QLabel(self)
self.labelTelp=QLabel(self)
self.editNama=QLineEdit(self)
self.editAlamat=QTextEdit(self)
self.editTglLahir=QDateEdit(self)
self.editJenis=QComboBox(self)
self.editTelp=QLineEdit(self)
self.buttonSimpan=QPushButton(self)
self.listTeman=QTableWidget(self)
self.labelNama.setText('Nama')
self.labelAlamat.setText('Alamat')
self.labelTglLahir.setText('Tgl lahir')
self.labelJenis.setText('Jenis kelamin')
self.labelTelp.setText('Telepon')
self.editTglLahir.setDisplayFormat('dd-MM-yyyy')
self.editTglLahir.setDate(QDate(QDate.currentDate()))
self.editJenis.addItems(['Pria','Wanita'])
self.buttonSimpan.setText('Simpan')
self.listTeman.setColumnCount(5)
self.listTeman.setHorizontalHeaderLabels(['Nama','Alamat','Tgl Lahir','Kelamin','Telepon'])
self.listTeman.setColumnWidth(0,150)
self.editNama.resize(200,30)
self.editAlamat.resize(200,100)
self.listTeman.resize(500,200)
self.labelNama.move(10,10)
self.labelAlamat.move(10,40)
self.labelTglLahir.move(10,140)
self.labelJenis.move(10,170)
self.labelTelp.move(10,200)
self.editNama.move(100,10)
self.editAlamat.move(100,40)
self.editTglLahir.move(100,140)
self.editJenis.move(100,170)
self.editTelp.move(100,200)
self.buttonSimpan.move(100,230)
self.listTeman.move(10,300)
self.connect(self.buttonSimpan,SIGNAL('clicked()'),self.simpan)

def simpan(self):
row=self.listTeman.rowCount()
pid=row+1
self.listTeman.setRowCount(pid)
self.listTeman.setItem(row,0,QTableWidgetItem(self.editNama.text()))
self.listTeman.setItem(row,1,QTableWidgetItem(self.editAlamat.toPlainText()))
self.listTeman.setItem(row,2,QTableWidgetItem(self.editTglLahir.text()))
self.listTeman.setItem(row,3,QTableWidgetItem(self.editJenis.currentText()))
self.listTeman.setItem(row,4,QTableWidgetItem(self.editTelp.text()))
self.editNama.clear()
self.editAlamat.clear()
self.editJenis.setCurrentIndex(0)
self.editTelp.clear()
self.editTglLahir.setDate(QDate(QDate.currentDate()))
self.editNama.setFocus()

app=Qt.QApplication(sys.argv)
ft=FormTeman()
ft.show()
app.exec_()

Meski panjang, script di atas tidaklah terlalu sulit dipahami. Yang penting dari script panjang tadi adalah event listener yang dijalankan oleh method connect. Parameter yang dibawanya menghubungkan button dengan fungsi simpan yang didefinisikan di bawahnya.

Jika masih ada yang sulit, mungkin itu terkait sinopsis pustaka Qt. Dan untuk mempelajarinya lebih dalam, Anda bisa install dokumentasinya. Silakan jalankan perintah berikut.
$sudo apt-get install qt4-doc-html

Sedangkan hasil eksekusinya adalah seperti gambar berikut.


Selengkapnya...

Senin, 25 April 2011

Shallat jama

>Shalat Jama’ adalah melaksanakan dua shalat wajib dalam satu waktu, yakni melakukan shalat Dzuhur dan shalat Ashar di waktu Dzuhur dan itu dinamakan Jama’ Taqdim, atau melakukannya di waktu Ashar dan dinamakan Jama’ Takhir. Dan melaksanakan shalat Magrib dan shalat Isya’ bersamaan di waktu Magrib atau melaksanakannya di waktu Isya’. Jadi shalat yang boleh dijama’ adalah semua shalat Fardhu kecuali shalat Shubuh. Shalat shubuh harus dilakukan pada waktunya, tidak boleh dijama’ dengan shalat Isya’ atau shalat Dhuhur.

Sedangkan shalat Qashar maksudnya meringkas shalat yang empat rakaat menjadi dua rakaat. Seperti shalat Dhuhur, Ashar dan Isya’. Sedangkan shalat Magrib dan shalat Shubuh tidak bisa diqashar.

Shalat jama’ dan Qashar merupakan keringanan yang diberikan Alloh, sebagaimana firman-Nya, yang artinya: ”Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu mengqashar shalatmu, (QS: Annisa: 101), Dan itu merupakan shadaqah (pemberian) dari Alloh yang disuruh oleh Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menerimanya.” (HR: Muslim).

Shalat Jama’ lebih umum dari shalat Qashar, karena mengqashar shalat hanya boleh dilakukan oleh orang yang sedang bepergian (musafir). Sedangkan menjama’ shalat bukan saja hanya untuk orang musafir, tetapi boleh juga dilakukan orang yang sedang sakit, atau karena hujan lebat atau banjir yang menyulitkan seorang muslim untuk bolak- balik ke masjid. dalam keadaan demikian kita dibolehkan menjama’ shalat. Ini berdasarkan hadits Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, bahwasanya Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjama’ shalat Dhuhur dengan Ashar dan shalat Maghrib dengan Isya’ di Madinah. Imam Muslim menambahkan, “Bukan karena takut, hujan dan musafir”.

Imam Nawawi dalam kitabnya Syarah Muslim,V/215, dalam mengomentari hadits ini mengatakan, “Mayoritas ulama membolehkan menjama’ shalat bagi mereka yang tidak musafir bila ada kebutuhan yang sangat mendesak, dengan catatan tidak menjadikan yang demikian sebagai tradisi (kebiasaan). Pendapat demikian juga dikatakan oleh Ibnu Sirin, Asyhab, juga Ishaq Almarwazi dan Ibnu Munzir, berdasarkan perkataan Ibnu Abbas ketika mendengarkan hadist Nabi di atas, “Beliau tidak ingin memberatkan umatnya, sehingga beliau tidak menjelaskan alasan menjama’ shalatnya, apakah karena sakit atau musafir”.

Dari sini para sahabat memahami bahwa rasa takut dan hujan bisa menjadi udzur untuk seseorang boleh menjama’ shalatnya, seperti seorang yang sedang musafir. Dan menjama’ shalat karena sebab hujan adalah terkenal di zaman Nabi. Itulah sebabnya dalam hadist di atas hujan dijadikan sebab yang membolehkan untuk menjama’, (Al Albaniy,Irwa’, III/40).

Adapun batas jarak orang dikatakan musafir terdapat perbedaan di kalangan para ulama. Bahkan Ibnu Munzir mengatakan ada dua puluh pendapat. Yang paling kuat adalah tidak ada batasan jarak, selama mereka dinamakan musafir menurut kebiasaan maka ia boleh menjama’ dan mengqashar shalatnya. Karena kalau ada ketentuan jarak yang pasti, Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mesti menjelaskannya kepada kita, (AlMuhalla, 21/5).

Seorang musafir baru boleh memulai melaksanakan shalat jama’ dan Qashar apabila ia telah keluar dari kampung atau kota tempat tinggalnya. Ibnu Munzir mengatakan, “Saya tidak mengetahui Nabi menjama’ dan mengqashar shalatnya dalam musafir kecuali setelah keluar dari Madinah”. Dan Anas menambahkan, Saya shalat Dhuhur bersama Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Madinah empat rakaat dan di Dzulhulaifah (sekarang Bir Ali berada di luar Madinah) dua rakaat,(HR: Bukhari Muslim).

Seorang yang menjama’ shalatnya karena musafir tidak mesti harus mengqashar shalatnya begitu juga sebaliknya. Karena boleh saja ia mengqashar shalatnya dengan tidak menjama’nya. Seperti melakukan shalat Dzuhur 2 rakaat diwaktunya dan shalat Ashar 2 rakaat di waktu Ashar. Dan seperti ini lebih afdhal bagi mereka yang musafir namun bukan dalam perjalanan. Seperti seorang yang berasal dari Surabaya bepergian ke Sulawesi, selama ia di sana ia boleh mengqashar shalatnya dengan tidak menjama’nya sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi ketika berada di Mina. Walaupun demikian boleh-boleh saja dia menjama’ dan mengqashar shalatnya ketika ia musafir seperti yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berada di Tabuk. Tetapi ketika dalam perjalanan lebih afdhal menjama’ dan mengqashar shalat, karena yang demikian lebih ringan dan seperti yang dilakukan oleh Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Menurut Jumhur (mayoritas) ulama’ seorang musafir yang sudah menentukan lama musafirnya lebih dari empat hari maka ia tidak boleh mengqashar shalatnya. Tetapi kalau waktunya empat hari atau kurang maka ia boleh mengqasharnya. Seperti yang dilakukan oleh Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika haji Wada’. Beliau tinggal selama 4 hari di Mekkah dengan menjama’ dan mengqashar shalatnya. Adapun seseorang yang belum menentukan berapa hari dia musafir, atau belum jelas kapan dia bisa kembali ke rumahnya maka dibolehkan menjama’ dan mengqashar shalatnya. Inilah yang dipegang oleh mayoritas ulama berdasarkan apa yang dilakukan oleh Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika penaklukkan kota Mekkah beliau tinggal sampai sembilan belas hari atau ketika perang tabuk sampai dua puluh hari beliau mengqashar shalatnya (HR: Abu Daud). Ini disebabkan karena ketidaktahuan kapan musafirnya berakhir. Sehingga seorang yang mengalami ketidakpastian jumlah hari dia musafir boleh saja menjama’ dan mengqashar shalatnya (Fiqhussunah I/241).

Bagi orang yang melaksanakan jama’ Taqdim diharuskan untuk melaksanakan langsung shalat kedua setelah selesai dari shalat pertama. Berbeda dengan jama’ ta’khir tidak mesti Muwalah (langsung berturut-turut). Karena waktu shalat kedua dilaksanakan pada waktunya. Seperti orang yang melaksanakan shalat Dhuhur diwaktu Ashar, setelah selesai melakukan shalat Dhuhur boleh saja dia istirahat dulu kemudian dilanjutkan dengan shalat Ashar. Walaupun demikian melakukannya dengan cara berturut –turut lebih afdhal karena itulah yang dilakukan oleh Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Seorang musafir boleh berjamaah dengan Imam yang muqim (tidak musafir). Begitu juga ia boleh menjadi imam bagi makmum yang muqim. Kalau dia menjadi makmum pada imam yang muqim, maka ia harus mengikuti imam dengan melakukan shalat Itmam (tidak mengqashar). Tetapi kalau dia menjadi Imam maka boleh saja mengqashar shalatnya, dan makmum menyempurnakan rakaat shalatnya setelah imammya salam.

Dan sunah bagi musafir untuk tidak melakukan shalat sunah rawatib (shalat sunah sesudah dan sebelum shalat wajib), Kecuali shalat witir dan Tahajjud, karena Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu melakukannya baik dalam keadaan musafir atau muqim. Dan begitu juga shalat- shalat sunah yang ada penyebabnya seperti shalat Tahiyatul Masjid, shalat gerhana, dan shalat janazah. Wallahu a’lam bis Shawaab.

(Sumber Rujukan: Fatawa As-Sholat, Asy-Syaikh Al Imam Abdul Aziz bin Baz dan Al-Wajiz fi Fiqh As-Sunnah wal kitab Al-Aziz, Abdul Adhim bin Badawi Al-Khalafi )
Selengkapnya...

Rabu, 20 April 2011

GNS3 (graphical network simulator)


GNS3 adalah sebuah program graphical network simulator yang dapat mensimulasikan topologi jaringan yang lebih kompleks dibandingkan dengan simulator lainnya. Program ini dapat dijalankan di berbagai sistem operasi, seperti Windows, Linux, atau Mac OS X.


Prinsip kerja dari GNS3 adalah mengemulasi Cisco IOS pada komputer anda, sehingga PC anda dapat berfungsi layaknya sebuah atau beberapa router bahkan switch, dengan cara mengaktifkan fungsi dari EthernetSwicth Card.

GNS3 merupakan tool pelengkap yang mudah dan gratis yang dapat membantu anda untuk mempersiapkan diri memperoleh sertifikasi Cisco, seperti CCNA, CCNP, CCIP, bahkan CCIE.

Ada beberapa router simulator di pasaran, tetapi terbatas pada command line-nya. Banyak command atau parameternya yang tidak mendukung pada waktu digunakan di lab latihan. Pada simulator ini, anda hanya melihat representasi output simulator router disana, dimana ketepatan hasilnya dibuat oleh pembuat software tersebut.

Dengan GNS3, anda seperti menjalankan router sesungguhnya. Jadi, anda akan melihat secara nyata apa yang IOS Cisco hasilkan dan anda juga dapat mengakses beberapa command dan parameter yang didukung oleh IOS tersebut.

Sebagai tambahan, GNS3 merupakan sebuah sumber terbuka yang dapat anda unduh secara gratis pada situs resminya di gns3.net. Anda hanya perlu menyediakan Cisco IOS yang akan digunakan bersama GNS3.

GNS3 awalnya dikembangkan oleh Jeremy Grossman. Yang selanjutnya dikembangkan oleh David Ruiz, Romain Lamaison, Aure’lien Levesque dan Xavier Alt. Dynampis dikembangkan oleh Christophe Fillot. Dynagen dikembangkan oleh Greg Anuzelli. Dan masih banyak lagi orang-orang yang berperan dalam mengembangkan software GNS3 ini.

Akhir kata, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua (termasuk saya :D ), sebagai pengetauan dasar dalam mempelajari sebuah topologi jaringan. Tetap semangat dalam belajar dan memperoleh sertifikasi Cisco. Khususnya sertifikasi CCIE, dimana dengan sertifikasi tersebut, kita bisa bergaji Rp.20 juta/bulan di Jakarta bahkan Rp.50 juta /bulan di Timur Tengah.

Sekian…
Selengkapnya...